Tampilkan postingan dengan label special for my dad. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label special for my dad. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Maret 2011

Tentang Ayah (GeJe)

saat orang tiga kali mencintai ibunya kemudian ayahnya
aku juga begitu
sama tiga kali mencintai ibu tapi juga tiga kali mencintai ayah
biar adil mungkin :p
kasian ...
karna yang selama ini merawatku kan ayah
ibu juga berjasa sudah melahirkanku, merawatku sampai umur ke sekian
aku juga tetap mencintaimu ibu
bagaimanapun juga surga ada di telapak kakimu

tapi, kalau ditanya siapa orang yang paling kamu cintai di dunia ini?
ayah lah jawabanku, karna dia masih di dunia ini, bersamaku
merawatku sampe segede ini
menyayangiku, mencintaiku
walaupun terkadang banyakan ungkapan sayangnya itu pake cara yang salah
(menurutku sih) abisnya tiada hari tanpa marah-marah
tapi aku yakin itulah bentuk kasih sayangmu, ayah

terkadang kau juga memperlihatkan sifat keibuanmu
yang bikin aku terharu, makin sayang padamu
terlalu melankolis mungkin
tapi itu lah sisi sensitif nya
lucu? gak juga, wajar aja lah cowok juga manusia
aneh? gak lah, setiap manusia punya sisi sensitif
lebay? mungkin, tapi membanggakan, karna dia brani menunjukkan sisi lainnya
mungkin tidak menjadi aneh, kalau kita merasakan jadi orang tua yg baik and bertanggung jawab

ayah, saat kau menitikkan air mata
karna kecewa padaku
aduh, sungguh aku juga ikut menangis
aku merasa sangat bersalah
apa yang harus aku perbuat untuk mengganti air mata itu?
maafkan anakmu yg tak berguna ini
tak bisa membuatmu bangga
tak mau mendengar nasihatmu
aku tau itu adalah yang terbaik untukku
tapi karna egoku sendiri, aku tak menghiraukanmu
kini saat aku menyesali segala tingkah bodohku
kau masih tetap menyayangiku
kau masih mau menjagaku
kau masih mau merawatku
kau selalu berada di sampingku, mendukungku

benar kata orang
kasih orang tua sepanjang jalan
kasih anak sepanjang galah

makasih ayah
atas semua yang tlah kau berikan untukku
aku tak mungkin bisa membalas semua jasamu
tapi aku kan berusaha menjadi anak baik untukmu
anak yang mungkin bisa kau banggakan

i luph u pull :p

Sabtu, 19 Februari 2011

TENTANG AYAH

Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada
dirinya,menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung
pada siapapun - dan (tapi) selalu membutuhkan kehadirannya.


Ayah hanya menyuruhmu mengerjakan pekerjaan yang kamu sukai.
Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil,
tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar.
Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu memotret.
Ayah selalu tepat janji!


Dia akan memegang janjinya untuk membantu seorang teman, meskipun
ajakanmu untuk pergi memancing sebenarnya lebih menyenangkan.
Ayah akan tetap memasang kereta api listrik mainanmu selama
bertahun-tahun, meskipun kamu telah bosan, karena ia tetap ingin kamu
main kereta api itu.

Ayah selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anaknya pergi bermain
dengan teman-teman mereka karena dia sadar itu adalah akhir masa kecil
mereka.

Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa ibumu hamil
(mengandungmu) , tapi begitu kamu lahir, ia mulai membuat revisi.
Ayah membantu membuat impianmu jadi kenyataan bahkan diapun bisa
meyakinkanmu untuk melakukan hal-hal yang mustahil, seperti mengapung
di atas air setelah ia melepaskanya.

Ayah mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi ia membantu kamu
mencarinya.
Ayah mungkin tampak galak di matamu, tetapi di mata teman-temanmu dia
tampak lucu dan menyayangi.
Ayah sulit menghadapi rambutnya yang mulai menipis....jadi dia
menyalahkan tukang cukurnya menggunting terlalu banyak di puncak
kepala *_~


Ayah akan selalu memelihara janggut lebatnya, meski telah memutih,
agar kau bisa "melihat" para malaikat bergelantungan di sana dan agar
kau selalu bisa mengenalinya.
Ayah selalu senang membantumu menyelesaikan PR, kecuali PR matematika
terbaru.
Ayah lambat mendapat teman, tapi dia bersahabat seumur hidup
Ayah benar-benar senang membantu seseorang... tapi ia sukar meminta
bantuan.
Ayah terlalu lama menunda untuk membawa mobil ke bengkel, karena ia
merasa dapat memperbaiki sendiri segalanya.

Ayah di dapur. Membuat memasak seperti penjelajahan ilmiah.
Dia punya rumus-rumus dan formula racikannya sendiri, dan hanya dia
sendiri yang mengerti bagaimana menyelesaikan persamaan-persamaan
rumit itu.
Dan hasilnya?... .mmmmhhh..." tidak terlalu mengecewakan" ^_~

Ayah akan sesumbar, bahwa dirinyalah satu- satunya dalam keluarga yang
dapat memasak tumis kangkung rasa barbecue grill. *_~
Ayah mungkin tidak pernah menyentuh sapu ketika masih muda, tapi ia
bisa belajar dengan cepat.

Ayah sangat senang kalau seluruh keluarga berkumpul untuk makan
malam...walaupun harus makan dalam remangnya lilin karena lampu mati.
Ayah paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk
membuatmu senang tapi tidak takut.

Ayah akan memberimu tempat duduk terbaik dengan mengangkatmu
dibahunya, ketika pawai lewat.
Ayah tidak akan memanjakanmu ketika kamu sakit, tapi ia tidak akan
tidur semalaman. Siapa tahu kamu membutuhkannya.
Ayah menganggap orang itu harus berdiri sendiri, jadi dia tidak mau
memberitahumu apa yang harus kamu lakukan, tapi ia akan menyatakan
rasa tidak setujunya.
Ayah percaya orang harus tepat waktu. karena itu dia selalu lebih awal
menunggumu di depan rumah dengan sepeda tuanya, untuk mengantarkanmu
di hari pertama masuk sekolah


AYAH ITU MURAH HATI.....
Ia akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa memberikan apa yang
kamu butuhkan.... .
Ia membiarkan orang-orangan sawahmu memakai sweater kesayangannya. ....
Ia membelikanmu lollipop merk baru yang kamu inginkan, dan ia akan
menghabiskannya kalau kamu tidak suka.....
Ia menghentikan apa saja yang sedang dikerjakannya, kalau kamu ingin
bicara...

Ia selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar spp mu tiap
semester, meskipun kamu tidak pernah membantunya menghitung berapa
banyak kerutan di dahinya....
Bahkan dia akan senang hati mendengarkan nasehatmu untuk menghentikan
kebiasaan merokoknya.. ..
Ayah mengangkat beban berat dari bahumu dengan merengkuhkan tangannya
disekeliling beban itu....

Ayah akan berkata ,, tanyakan saja pada ibumu"
Ketika ia ingin berkata ,,tidak"
Ayah tidak pernah marah, tetapi mukanya akan sangat merah padam ketika
anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa izin
Dan diapun hampir tidak pernah marah, kecuali ketika anak lelakinya
kepergok menghisap rokok dikamar mandi.
Ayah mengatakan ,, tidak apa-apa mengambil sedikit resiko asal kamu
sanggup kehilangan apa yang kamu harapkan"


Pujian terbaik bagi seorang ayah adalah ketika dia melihatmu melakukan
sesuatu persis seperti caranya....
Ayah lebih bangga pada prestasimu, daripada prestasinya sendiri....
Ayah hanya akan menyalamimu ketika pertama kali kamu pergi merantau
meningalkan rumah, karena kalau dia sampai memeluk mungkin ia tidak
akan pernah bisa melepaskannya.

Ayah mengira seratus adalah tip..
Seribu adalah uang saku..
Gaji pertamamu terlalu besar untuknya...
Ayah tidak suka meneteskan air mata ....
ketika kamu lahir dan dia mendengar kamu menangis untuk pertama
kalinya,dia sangat senang sampai-sampai keluar air dari matanya
(ssst..tapi sekali lagi ini bukan menangis)


ketika kamu masih kecil, ia bisa memelukmu untuk mengusir rasa
takutmu...ketika kau mimpi akan dibunuh monster...
tapi.....ternyata dia bisa menangis dan tidak bisa tidur sepanjang
malam, ketika anak gadis kesayangannya di rantau tak memberi kabar
selama hampir satu bulan.


Kalau tidak salah ayah pernah berkata :" kalau kau ingin mendapatkan
pedang yang tajam dan berkwalitas tinggi, janganlah mencarinya dipasar
apalagi tukang loak, tapi datang dan pesanlah langsung dari pandai
besinya. begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu,jika kau ingin
mendaptkan cinta sejatimu kelak, maka minta dan pesanlah pada Yang
Menciptakannya"


Untuk masa depan anak lelakinya Ayah berpesan: ,,jadilah lebih kuat
dan tegar daripadaku, pilihlah ibu untuk anak-anakmu kelak wanita yang
lebih baik dari ibumu, berikan yang lebih baik untuk menantu dan
cucu-cucuku, daripada apa yang yang telah ku beri padamu"


Dan Untuk masa depan anak gadisnya ayah berpesan :" jangan cengeng
meski kau seorang wanita, jadilah selalu bidadari kecilku dan bidadari
terbaik untuk ayah anak-anakmu kelak! laki-laki yang lebih bisa
melindungimu melebihi perlindungan Ayah, tapi jangan pernah kau
gantikan posisi Ayah di hatimu"

Ayah bersikeras,bahwa anak-anakmu kelak harus bersikap lebih baik
daripada kamu dulu....
Ayah bisa membuatmu percaya diri...
karena ia percaya padamu...
Ayah tidak mencoba menjadi yang terbaik, tapi dia hanya mencoba
melakukan yang terbaik....
Dan terpenting adalah...
Ayah tidak pernah menghalangimu untuk mencintai Alloh, bahkan dia akan
membentangkan seribu jalan agar kau dapat menggapai cintaNya, karena
diapun mencintaimu karena cintaNya.


Jazakallah bil jannah untuk setiap peluh yang kau teteskan, untuk
setiap kerut dahimu yang tak sempat kuhitung, untuk setiap jaga
sepanjang malam ketika aku sakit dan ketika kau merindukanku, untuk
tumis kangkung paling lezat sedunia, untuk tempat duduk terbaik di
bahumu yang begitu kekar ketika aku ingin melihat pawai, untuk tetes
"air mata laki-laki "yang begitu mahal ketika kau khawatirkan aku,
untuk kepercayaanmu padaku, meski seringkali ku hianati.
Tak akan pernah bisa terbalas segalanya, kecuali dengan
.......jazakallah bil jannah, " semoga Allah mengganti semuanya
dengan syurga, semoga bisa kubayar dengan syurga yang Alloh beri,
semoga...... .."


Dan untuk semua yang sedang merindukan Ayah, ssssssssttt. ..! Tau gak
siii? Ternyata ayah itu benar-benar MENAKJUBKAN

Jumat, 18 Februari 2011

CINTA AYAH

Saat membaca Note ini d facebook, benar-benar hati terenyuh. Sadar bahwa selama ini aku tak pernah bersyukur terhadap apa yg tlah diberikan Ayah. Dia lah orang yang slama ini menjagaku, merawatku dari kecil hingga dewasa, setelah kepergian ibu. Dan akulah orang yang paling beruntung di dunia, karna memiliki dia. Ayah sekaligus pengganti ibuku.

 ***
Renungkanlah ...!!!
Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, anak perempuan yang sedang bekerja diperantauan, anak perempuan yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, anak perempuan yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya…..akan sering merasa kangen sekali dengan ibunya.
Lalu bagaimana dengan Ayah?
Mungkin karena ibu lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata ayah-lah yang mengingatkan Ibu untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Ibu-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Ayah bekerja dan dengan wajah lelah Ayah selalu menanyakan pada Ibu tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil…… Ayah biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda. Dan setelah Ayah mengganggapmu bisa, Ayah akan melepaskan roda bantu di sepedamu…
Kemudian Ibu bilang : “Jangan dulu Ayah, jangan dilepas dulu roda bantunya” , Ibu takut putri manisnya terjatuh lalu terluka…. Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Ayah dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Ibu menatapmu iba.. Tetapi Ayah akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang”
Tahukah kamu, Ayah melakukan itu karena Ayah tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Ayah yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata : “Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”. Berbeda dengan Ibu yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut. Ketahuilah, saat itu Ayah benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja…. Kamu mulai menuntut pada Ayah untuk dapat izin keluar malam, dan Ayah bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”. Tahukah kamu, bahwa Ayah melakukan itu untuk menjagamu? Karena bagi Ayah, kamu adalah sesuatu yang sangat – sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Ayah, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu… Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Ibu….
Tahukah kamu, bahwa saat itu Ayah memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, Bahwa Ayah sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu,
Ayah akan memasang wajah paling cool sedunia…. :’) Ayah sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Ayah merasa cemburu? Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Ayah melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Ayah adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir… Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut – larut… Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Ayah akan mengeras dan Ayah memarahimu.. . Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Ayah akan segera datang?
“Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Ayah” Setelah lulus SMA, Ayah akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Sarjana. Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Ayah itu semata – mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti… Tapi toh Ayah tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Ayah..
Ketika kamu menjadi gadis dewasa…..Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain… Ayah harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Ayah terasa kaku untuk memelukmu? Ayah hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini – itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. . Padahal Ayah ingin sekali menangis seperti Ibu dan memelukmu erat-erat.
Yang Ayah lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang”. Ayah melakukan itu semua agar kamu KUAT…kuat untuk pergi dan menjadi dewasa. Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Ayah.
Ayah pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain. Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Ayah tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan….
Kata-kata yang keluar dari mulut Ayah adalah : “Tidak….. Tidak bisa!” Padahal dalam batin Ayah, Ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Ayah belikan untukmu”.
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Ayah merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana. Ayah adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu. Ayah akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Ayah untuk mengambilmu darinya. Ayah akan sangat berhati-hati memberikan izin.. Karena Ayah tahu……
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya….
Saat Ayah melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Ayah pun tersenyum bahagia….. Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Ayah pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Ayah menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Ayah berdoa….. Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Ayah berkata:
“Ya Allah, ya Tuhanku …..Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita dewasa yang cantik…. Bahagiakanlah ia bersama suaminya…”
Setelah itu Ayah hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk… Ayah telah menyelesaikan tugasnya menjagamu …..
Ayah, Bapak, atau Abah kita…Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat… Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis… Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam segala hal..
KEEP HAMAZAH UNTUK DAD
BY “ TABATABA’I “

http://www.facebook.com/note.php?note_id=143119519059096

Selasa, 15 Februari 2011

Untuk Ayah Tercinta . . .

Ketika hatiku yang lemah ini bimbang akan setiap masalah yang ada di sekelilingku, aku bimbang dengan berbagai paham dan pembaruan ilmu yang ada,namun aku masih semangat apabila mendengar setiap nasehat dan teguran dari ayahku…

Ayah…
setiap kata yang kau tuturkan menjadi kekuatan bagiku, untuk terus semangat melangkah dalam hidup di dunia…

Ayah…
setiap teguranmu menjadi ketabahan bagiku untuk terus sabar dalam melangkah memperjuangkan setiap cita-cita yang hendak kucapai.

Ayah…
setiap alunan suaramu menjadi keriangan kepadaku untuk terus bersyukur dalam melangkah bersama lafaz “Alhamdulillah” pada setiap ujian dan cobaan yang menerpaku..

Maka…
Wahai Ayah..teruslah “membentuk” anakmu yang lemah ini dengan ilmu Iman dan Islam yang diamalkan pada jasadmu dan hatimu..Amin amin..Ya Rabbal’alamin…

Engkaulah Guruku di ketika aku membuka mata..engkaulah Guruku di ketika aku mendengar alunan adzan..engkaulah Guruku di ketika aku dalam kealpaan..

dan..sesungguhnya Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa, Tuhan Yang Maha Mengetahui..
Allahu’alam bishowab

Minggu, 11 April 2010

KISAHKU – KISAHMU

Seandainya bisa terulang kembali masa-masa itu, masa dimana pertama kali kau mengenalku dan aku mengenalmu. Kau yang selalu temani hari-hariku, kau selalu menjadi tempat terbaikku untuk menceritakan semua keluh kesahku. Kau adalah teman terbaik yang pernah kukenal.

Sekian lama kita memupuk pertemanan kita dan tumbuh menjadi persahabatan yang indah. Sayang, kenapa kita terburu nafsu dan mengubah persahabatan itu menjadi sebuah hubungan yang menghancurkan semuanya. Kita sudah terbuai oleh kata-kata cinta. Indahnya cinta telah membutakan kita.

Seperti angin yang berhembus, kau hembuskan kepadaku cinta, hingga buatku sejuk. Seperti air yang mengalir, kau alirkan perhatianmu kepadaku, hingga kau buat aku merasa berarti. Saat ku rasa tiada guna lagi arti hadirku disini, kau yakinkan aku dengan segenap tulusmu. Kau buat aku bangkit kembali, seakan kau yakini aku masih pantas dapatkan bahagiaku. Sentuhan kasihmu dapat buraikan mata hatiku. Kau buat aku tegar hadapi cobaan hidup ini. Karena dirimu hidupku menjadi bermakna. Dan akhirnya kau sadarkan aku bahwa kau lah yang aku cari selama ini. Hanya kaulah yang mampu membuat hatiku yang mati menjadi berarti.

Manis-manis yang kita rasa, membuat ku tak rela cintaku berakhir. Kau yang telah mewarnai hari-hariku. Kau yang selalu ada untukku. Kau yang selalu membuatku tertawa. Kau yang selalu menemani hari-hariku yang sepi. Kau yang selalu menghiburku di saat ku sedih. Hanyalah kau yang mampu singgahi ruang-ruang hidupku. Hanyalah kau yang sanggup menempati ruang-ruang hatiku.

Kini, cintamu telah hilang karena kebodohanku. Kesalahanku yang telah membuatmu menangis, menorehkan kepedihan. Kekhilafanku yang tak termaafkan, berujung luka di hatimu. Kau tak sanggup lagi memelukku, memegang erat tanganku, bahkan kau tak bisa lagi tersenyum padaku.

Maaf, jika aku menjadi pisau bagimu yang tiap waktu hanya bisa mengukir luka. Tapi, sungguh semua tak kususun seperti itu. Jalan hidupku saja tak bisa kutebak. Maaf, karena aku hanya manusia yang tidak pernah menjadi sempurna.

Maafkanlah atas khilafku yang menyiakan cinta yang kau beri. Bukan inginku melukaimu. Bukan inginku membuatmu menangis.

Sebenarnya aku telah berharap, ku akan miliki dirimu untuk selamanya. Ingin ku yakini cinta ini tak kan berakhir. Apa yang harus aku lakukan untuk membuat kau mencintaiku? Apa yang harus aku tunjukkan untuk membuat kau menyayangiku?

Berulang kali aku yakinkan cinta ini kepadamu yang kucinta selama ini. Namun kau terus menhancurkan diriku, cintaku, jiwaku. Andai kau tahu cara yang telah aku tempuh untuk mendapatkan cintamu, sampai aku pertaruhkan diriku. Harusnya kau sadari betapa besar cintaku ini. Andaikan kau masih ada, ku ingin kau tahu betapa ku menyayangimu. Semoga kau mengerti aku dan perasaanku ini.

Ketika asa ini redup bersama dengan waktu yang menyapa pergi, dunia bagai kelam, hitam tanpa warna. Dimana harus kucari cintamu yang telah hilang?

Aku lemah tanpamu, aku rentan karena hilangnya cintamu. Dirimu yang selalu temani khayalku. Rasakan tangisku. Tahukah kau? Aku telah terbiasa denganmu setiap waktu.

Aku tak mengerti begitu beratnya rasa ini. Rasa yang kurasakan setelah kau pergi. Adakah kau merasakannya? Berapa lama waktu yang kubutuhkan untuk pulih dari kehancuran ini?

Tak mudah bagiku untuk melupakan semua cerita indah di antara kita. Andai saja kau bisa merasakan apa yang ku rasa, bahwa hatiku pun terluka. Sanggupkah kutegakkan langkahku. Jalani hari tanpa kau disampingku. Sungguh berat jalan yang kutempuh, mampukah aku?

Dalam kesendirianku tiada tempat untuk mengadu. Tiada tempat untukku meluapkan kasih. Hanya bayangan yang senantiasa hadir. Dalam kesendirian ini tiada tempatku tuk menyapa. Tiada tempatku menyuarakan kata. Hanya merana yang menerpa.

Aku telah terbangun dari mimpi yang ingin menjadi nyata. Aku sadar kita masing-masing telah memiliki kehidupan sendiri. Aku hanya bisa mengingatmu, karna kau tak pernah tahu tentang rasa ini. Hilang... Hilang yang aku rasa. Cintaku telah berakhir.

Mungkin aku tak bisa memiliki dirimu seumur hidupku. Mungkin inilah jalan yang terbaik untuk kita berdua. Kudoakan semoga kau bahagia. Biarlah kusimpan semua kisah cinta yang pernah ada, ku relakan semuanya apa adanya.

Disini aku akan selalu ada untukmu. Kau tak akan pernah merasa sendiri. Tak peduli kapanpun dan dimanapun, aku ada disini untuk menemani. Jika kau perlu seseorang untuk berbagi, jika kau perlu bahu untuk mencurahkan isi hati, aku siap untuk menemani. Dari masa ke masa, baik sedih maupun senang, benci dan cinta, aku akan tetap jadi temanmu.

Karena Sejatinya...
CINTA itu tulus bukan egois...
CINTA itu harus berkorban bukan menuntut...
CINTA itu bersifat ikhlas bukan pamrih...
CINTA itu akan memberi bukan menerima...
CINTA itu berupa senyuman bukan tangisan...
CINTA itu memberi bahagia bukan kesedihan...
CINTA itu menghasilkan harapan bukan putus asa...
CINTA itu bersedia menunggu bukan ditunggu...
CINTA itu menghidupkan bukan mematikan...
CINTA itu suatu anugerah bukan musibah...

I’ve been with you such a long time
you make me live
you’re the first one
and i want you to know
that my feelings are true
i really love you
you’re my best friend